Incheon dan Seoul merupakan kota yang berbeda. Dari Bandara Incheon ke tengah kota Seoul, kira-kira terbentang jarak sekitar 63 KM. Jauh bukan? Untuk bisa ke Seoul, berikut ini opsi kendaraan yang bisa kita pilih untuk Transportasi dari Bandara Incheon ke Seoul dan sebaliknya.
Transportasi dari Bandara Incheon ke Seoul dan sebaliknya ada beberapa opsi yang bisa kamu pilih, yaitu: naik Airport Limousine Bus, naik kereta AREX Express Train, atau naik All-stop Train. Berikut ini beberapa informasi tentang ketiga informasi tersebut:
Cocok untuk pembawa koper/bawaan yang banyak. Dibanding naik kereta/subway akan lebih praktis tidak perlu repot membawa barang bawaan saat berganti-ganti stasiun subway/kereta.
Jika takut bingung dengan jalur subway/kereta (AREX), naik bus bisa jadi solusi.
Bisa dibayar dengan uang cash (boleh tidak menggunakan kartu transportasi)
Nilai Negatif:
Lebih mahal ongkosnya daripada naik AREX, naik airport limousine bus ini ongkosnya kisaran 6000-15000 won, tergantung jalurnya
Informasi Lain:
Jika kamu membawa lebih dari 1 koper, hanya 1 koper yang akan bisa masuk bagasi bus dan sisanya harus diangkut ke dalam bus
Airport limousine bus ini terdiri dari beberapa jalur, dari nomor 6000 – 6030, tergantung rute yang akan dituju. Untuk menemukan rute yang paling cocok dengan tujuanmu silahkan cek di web resminya http://www.airportlimousine.co.kr/eng//lbr/all/lbr02_3_6017.php
Dengan kereta AREX Express ini, jarak Incheon Airport ke Seoul Station yang jauhnya 63 km hanya akan ditempuh selama 43 menit dari Incheon Airport Terminal 1 atau 51 menit dari Incheon Airport Terminal 2.
Biaya naik kereta AREX Express adalah KRW 9000 untuk dewasa (18+) dan KRW 7000 untuk anak-anak.
Nilai Plus:
Dibanding Limousine Airport Bus dan AREX All-stop Train, AREX Express Train ini merupakan opsi transportasi paling cepat untuk bisa sampai di tengah kota Seoul, tepatnya di Seoul Station. Karena AREX Express Train tidak melakukan pemberhentian apapun, tidak seperti AREX All-stop Train.
Nilai Negatif:
Lebih mahal daripada AREX All-stop Train. Tapi lebih murah daripada Airport Limousine Bus.
Untuk yang memiliki tujuan jauh dari Seoul Station, harus mencari sambungan transportasi lain menuju ke tujuan setelah turun di Seoul Station.
Lain-lain:
Untuk bisa naik kereta ini, harus beli tiket. Tiketnya bisa didapatkan Express Train Information Center atau bisa juga di Auto Ticket Machine yang dua-duanya tersedia baik di Bandara Incheon maupun di Seoul Station.
AREX All Stop Train adalah Kereta Komuter yang terhubung ke jalur Metro Seoul, yang membantu Anda bepergian dari/ke Bandara Internasional Incheon, Seoul dan daerah sekitarnya lainnya.
Bedanya dengan AREX Express Train adalah, kalau AREX All Stop berhenti-berhenti di stasiun-stasiun subway(a.k.a metro).
Inilah rute stasiun-stasiun yang akan dilewati AREX All Stop Train, kamu bisa memilih untuk berhenti di stasiun-stasiun yang disebutkan berikut ini:
Incheon Airport Terminal 2 –> Incheon Airport Terminal 1 –> Cargo Terminal –> Unseo –> Yeongjong –> Cheongna International City –> Geomam –> Gyeyang –> Gimpo International Airport –> Magongnaru –> Digital Media City –> Hongik University –> Gongdeok –> Seoul Station
Nilai Positif:
Opsi yang paling murah dibanding Airport Limousine Bus dan AREX Express. Ongkosnya berkisar KRW 1500-4750 tergantung di stasiun mana kamu berhenti.
Untuk kamu yang bertujuan ke tempat yang sangat dekat dengan stasiun-stasiun yang disebutkan di atas, selamat anda bisa naik kereta ini dan turun di stasiun tanpa harus transfer subway lagi.
Bisa transfer subway line/jalur lain jika perlu.
Nilai Negatif:
Kemungkinan lebih lama nyampainya daripada AREX Express.
Harus siap dengan memahami jalur metro/subway.
Kalau kamu tidak turun di daerah yang jauh dari stasiun yang disebutkan di rute AREX All Stop, kamu harus transfer subway/metro line lain menuju stasiun subway yang paling dekat dengan tempat tujuanmu.
Lain-lain:
Untuk bisa naik AREX All Stop, bayar pakai transportation card ( T-money ) atau beli Single Journey card yang sekali pakai.
Masih bingung dengan ketiga opsi transportasi tersebut? Mungkin kamu mau mendengar pengalaman studi kasusku sewaktu berkunjung ke sana:
Jadi pertama-tama, kujelasin ya kondisiku. Aku turun di Incheon Airport terminal 1 malam sekitar jam 21.30 KST (Korean Standard Time), aku berdua bawa ransel dan koper besar masing-masing satu, dan pengen hemat. Tujuan akhirku adalah penginapan di dekat Stasiun Mangwon Mangwon.
Karena background alasanku yang seperti ini aku memutuskan untuk menggunakan AREX All Stop Train , karena murah dan aku tidak keberatan bawa-bawa koper. Setelah AREX aku juga harus menyambung untuk naik Subway karena tujuan penginapanku tidak di dekat stasiun yang menjadi pemberhentian AREX All Train.
Detil yang kulakukan dari bandara ke tempat tujuan:
Turun di Bandara Incheon, selesaikan urusan imigrasi dan mengambil bagasi lalu keluar.
Ke convenience store yang ada di Bandara untuk beli kartu T-money dan top-up T-money.
Ikuti sign AREX All-stop Train dan jalan menurut sign tersebut Seingatku agak jauh jalannya jadi sabar.
Kalau nemu tempat tap kartu di perjalanan menuju naik AREX All-stop Trainnya, tap aka kartu T-money mu.
Kembali berjalan menuju peron AREX All Stop Train dan naik kereta.
Duduk manis (atau berdiri manis kalau keretanya penuh) di kereta dan tetap waspada sudah lewat stasiun mana saja.
Turun di DIGITAL MEDIA CITY STATION untuk transfer ke subway Line 6.
(Jangan keluar subway stationnya dulu) Jalan ke jalur Line 6.
Naik subway Line 6.
Turun di Stasiun Mangwon.
Jalan ke arah pintu keluar, tap kartu di mesin dan akhirnya keluar dari stasiun.
Jalan ke penginapanku yang dekat dengan Stasiun Mangwon.
Tentu saja detil ini sangat bergantung dengan tujuan pemberhentian anda, uraian saya hanya sebagai contoh yang mungkin akan memberi pencerahan bagi anda yang terbingung-bingung dengan transportasi dari Bandara ke Seoul.
Sekian, informasi tentang transportasi dari Bandara Incheon ke Seoul. Kalau sebaliknya, dari Seoul mau ke Bandara Incheon, ya tinggal jalurnya sebaliknya. Pilih lagi mau naik AIRPORT LIMOUSINE BUS dari pemberhentian-pemberhentinnya, atau mau naik AREX Express dari Seoul Station, atau mau naik AREX All Stop dari stasiun-stasiun yang termasuk rute AREX All Stop.
Bulan Juni lalu, aku sempat main ke Seoul, Korea Selatan selama 6 hari 5 malam. Perjalanan dimulai dari Yogyakarta-Jakarta (Airport Soetta)-Hongkong-Incheon Airport South Korea. Sungguh pengalaman yang menyenangkan karena aku bisa mengunjungi Seoul Korea Selatan, sebuah kota yang sangat modern yang bikin aku kagum, yang seringkali menjadi kota impian para K-pop lovers atau K-drama enthusiast.
Kemudian sepulangnya ke Indonesia, aku banyak dapat pertanyaan, habis berapa liburan ke Seoul? “Gak nyampai 7 juta buat berdua!” itulah jawabanku. Lah kok bisa? Oke, jadi aku akan sharing itinerary dan budgeting aku selama liburan kemarin ya. Plus tips & trick juga. Siapa tau bisa jadi inspirasi atau info tambahan buat kalian yang mau nge-trip ke Seoul.
Selama trip ini, aku arrange sendiri semua itinerarynya, tanpa agen/tur perjalanan sama sekali. Selain supaya hemat, juga supaya lebih enak custom pengen kemana-kemananya. Meskipun aku travelling cuma sama adikku, tanpa guide, aku gak takut ilang karena aku pakai aplikasi NAVER Map. Karena Google Map gak berfungsi dengan baik di Korea, jadi kita harus pakai Maps lokal dan alasanku pakai Naver Map ini karena mapsnya berbahasa Inggris, nama-nama tempatnya pun dilengkapi Nama Inggrisnya di samping nama Koreanya. Kemudian NAVER Map juga menyediakan infomasi seperti kendaraan apa aja yang bisa membawamu sampai ke tempat tujuan; bus jalur berapa, subway/metro line berapa arah ke mana, dan biayanya berapa. Oh ya jangan lupa sebelum mulai perjalanan di Korea, beli kartu T-money ya! Di semua convenience store jual kok. Harga kartunya sekitar 3000-4000 won kalo nggak salah. Kemudian T-money card ini bisa diisi di semua convenience store dengan nominal sesuai kebutuhan kamu. Selain di convenience store, bisa juga diisi di mesin-mesin top up T-money yang biasanya ada di stasiun-stasiun subway.
GUESTHOUSE DENGAN DAPUR ADALAH KUNCI PENGIRITAN
Untuk penginapan, aku pilih guesthouse di daerah Mapo-gu, ga terlalu jauh dari Hongdae. Di situ aku nginap selama 6 hari 5 malam dengan total harga sekitar 2,1 juta rupiah (179000 won), berarti sekitar 420.000 rupiah per malam), kamarnya kecil sih tapi enak dan lengkap fasilitasnya kayak dapur bersama, kulkas, dispenser panas dingin, bahkan free teh/kopi gitu semuanya ada jadi nyaman banget. Dengan fasilitas guesthouse seperti itu, aku jadi bisa nyimpan makanan, masak, dan juga selalu bisa refill minum untuk bekal jalan-jalan. Jadi soal makanan dan minuman aku bisa lebih irit.
INTERNET IS MY EVERYTHING
Karena aku pergi ke tempat yang sangat baru tanpa guide sama sekali, aku sangat bergantung dengan internet untuk lihat maps dan lain-lain. Tanpa internet ilang deh aku bakalan :”) Memang sih di Seoul Wi-Fi di mana-mana, tapi kebanyak Wi-Fi untuk pelanggan operator-operator tertentu dan capek juga setiap pindah tempat mesti ganti Wi-Fi. Dan ketika aku hitung, lebih murah untuk aku menyewa Wi-Fi Portable Internasional dari Indonesia, daripada membeli SIMCard Korea. Jadi aku sewa Wi-Fi portable Iziroam. Dan ternyata Wi-Fi Izi-Roam ini selain di Korea Selatan juga bisa dipakai di Hongkong juga pas aku transit di sana.
PENGELUARAN SEBELUM BERANGKAT
In Korean Won
In Indonesian Rupiah
Booking Guesthouse (6D 5N, room for 2)
KRW 179,000.00
IDR 2,327,000.00
International Portable Wi-fi
6 days
IDR 45,000
IDR 270,000
IDR 270,000
Total
IDR 2,597,000
HARI KE-0
Hari ke-0 adalah hari di mana aku baru sampai Korea Selatan. Ini termasuk perjalanan dari Bandara Incheon ke Seoul, tepatnya ke guesthouse aku. Di hari pertama ini karena aku nyampainya malem, pengeluaranku satu-satunya cuma beli T-money untuk bisa naik kereta AREX dari Incheon airport ke Seoul dan subway ke guesthouse. Oh iya btw AREX itu nama kereta express khusus yang menyambungkan beberapa stasiun besar di Seoul dengan airport, baik airport Incheon maupun airport Gimpo.
PENGELUARAN HARI KE-0
buy t-money card
2
IDR
4,000
KRW
8,000
top up t-money
2
IDR 15,000
KRW 30,000
Total
KRW 38,000
HARI KE-1
Highlight: GYEONGBOKGUNG PALACE, LINE STORE (HONGDAE), MAKAN SAMGYEOBSAL, MAKAN KOREAN CHICKEN AND BEER
Hari pertama kuawali dengan sarapan di convenience store deket guesthouse. Aku makan sandwich waktu itu, harganya sekitar 1800 won udah gede banget sandwichnya jadi kenyang abis. FYI di sana buanyakkk banget convenience store macem Indom*ret/Alf*mart, ada 7eleven, G25S, CVS, dll, kayak setiap ngelangkah 50 langkah kayaknya udah nemu lagi. Setiap convenience store jual macam-macam makanan siap saji atau yang tinggal dipanasinn, dan mereka PASTI nyediain microwave+air panas+sumpit+meja kursi buat makan, jadi abis belanja di sana bisa langsung dibikin dan makan di tempat.
GYEONGBOKGUNG PALACE
Menikmati suasana tradisional sekaligus menilik sejarah Korea Selatan di Gyeongbokgung Palace
Harga Tiket Masuk Dewasa (usia 19-64): 3,000 won / Groups (10 orang lebih): 2,400 won Anak-anak (usia 7-18): 1,500 won / Groups (10 orang lebih): 1,200 won * Tiket masuk gratis untuk: Anak-anak usia 6 tahun ke bawah, dewasa usia 65 ke atas, pengunjung berpakaian Hanbok, hari Rabu terakhir tiap bulan (Culture day)
Interpretation Services Offered Tours depart from in front of the information center at Heungnyemun Gate (흥례문). – Duration: About 1 hr-1 hr 30 min – Tour Schedule English: 11:00, 13:30, 15:30
Bunga-bunga seindah ini dapat dengan mudah ditemui di jalanan besar Seoul di musim panas ini. Setiap jalan, tema bunganya beda-beda.
Waktu itu aku datang jam 08.30, sementara Gyeongbokgung Palace dibuka untuk wisata jam 09.00, jadi sementara menunggu aku melihat-lihat jalanan di daerah Jongno-gu summer gini banyak banget bunga-bunga di jalan. Sempet kagum sih soalnya di kota tempatku tinggal kayaknya gak bakal nemu deh jalanan umum penuh bunga-bunga indah gini, suka banget.
Akhirnya
jam 09.00 kami pun masuk ke Gyeongbokgung Palace. Kebetulan kami lewat pintu
masuk belakang/ Heungnyemun
Gate. Harga tiket dewasa
19-65 tahun ke atas 3000won, anak-anak 3-18 tahun 1500won. Di sini kamu bisa melihat istana Gyeongbok salah satu dari
dari lima istana besar dan merupakan yang terbesar yang dibangun oleh Dinasti
Joseon yang berdiri sejak 1394. Selain komplek istana yang super duper luas,
gede, kamu juga bisa melihat aneka bangunan tradisional Korea.
Untuk berkeliling di Gyeongbokgung ini, sebenarnya kamu juga bisa ikut semacam tur kecil dipandu sama interpreter dan itu free disediakan oleh situs wisata ini. Turnya ada yang berbahasa Inggris, Jepan, dan Mandarin. Tur bersama interpreter ini start dari information center di Heungnyemun Gate (흥례문) dan jadwal tur bahasa Inggrisnya jam English: 11:00, 13:30, 15:30. Sayangnya waktu itu kami datang masih pagi jam 09.00 jadi kami jalan-jalan sendiri dan menginterpretasi sendiri. Hehe
Kalau kamu berminat untuk mempelajari
lebih banyak lagi tentang sejarah dan budaya Korea sejak zaman dahulu kamu juga
bisa mampir ke The National Folk Museum of Korea yang juga terdapat di Komplek
Gyeongbokgung Palace ini, dan tentu saja free.
National Folk Museum of Korea yang terletak di kompleks Gyeongbokgung Palace. Di dalamnya ada pameran permanen yang memamerkan aneka benda sejarah sosial dan budaya Korea.
Di komplek istana, mulai dari pintu
gerbang depan kamu juga akan menemukan prajurit tradisional Korea dengan
seragam dan tombaknya yang khas.
Dengan suasana seperti ini, cocok banget buat yang penasaran pengen pakai hanbok. Banyak orang-orang menyewa hanbok dan berfoto di sekitaran komplek istana. Cantik-cantik hanboknya. Harga sewa hanbok di hanbok rental sekitaran Gyeongbokgung Palace kisaran 12000-15000 won per dua jam.
LINE
STORE & BT21 STORE
Hongik
Univ Station Store
Foto di depan LINE & BT21 STORE
Buat kamu yang suka GEMES SAMA STICKER-STICKER LINE + BUAT KAMU YANG ARMY BTS SUKA GEMES BANGET SAMA BT21 harus banget ke sini. LINE STORE sama BT21 store ini jadi satu jadi mulai dari depan tokonya, udah nampak mural LINE characters dan BT21 characters yang sangat menarik buat foto-foto. Ada juga boneka Brown gede banget yang biasa buat foto-foto juga. Tokonya sendiri terdiri dari 3 lantai, Basement, lantai 1 & 2. Di Basement ada Line café, lantai 1 produk-produk LINE Characters, dan lantai 2 produk-produk BT21 Characters. Lucuu-lucuuu semuaaa produknya dan juga dekorasi-dekorasinya jadi tidak mampu membeli pun hati cukup senang melihatnya… Jenis dan Harga souvenirnya macem-macem banget ya, mulai dari hal sepele seperti sticky notes, alat tulis, gantungan kunci, boneka,bantal hingga benda-benda bernilai seperti kosmetik ada ya. Seingatku harga boneka bag charm itu 13000 won sementara bantal karakter BT21 22000 won.
Setelahhhhhhhhhhhhhh siang mulai merasa lapar, kami meninggalkan Line Store dan kami menuju ke rumah makan terdekat dari situ yang menjual Samgyeobsal, yaitu Saemaul Sikdang soalnya kami penasaran banget seperti apasih rasa Samgyeobsal, makanan yang selalu dipuja-puja tokoh-tokoh dalam Drama Korea wkwkwk.
MAKAN SAMGYEOBSAL /삼겹살
Pertama kali makan samgyeobsal. Pork is never dissapointing :”
Samgyeobsal adalah masakan perut babi panggan (grilled pork
belly). Harganya sekitar 11000 untuk satu porsi daging samgyeobsal ini. Aku
sendiri pesen samgyeobsal 11000 dapet daging babi 2 potong besar (cukup buat
berdua), dan daging sapi 9000 jadi total 20000won buat berdua itu udah sama
salad, kimchi, dan saus-sausannya yang free refill. Meskipun tanpa nasi aku dan
partner jalan-jalanku udah kekenyangan makan daging-dagingan ini.
Ohyaaa di setiap sikdang di Korea juga slalu disediain air minum kok, for free, jadi kami gapernah pesen minum selama di Korea. Total makan di restoran samgyeobsal ini 20,000 won aja buat berdua, tapi kenyang bego dan puass.
Setelah kami selesai makan samgyeobsal, kami cuma berkeliling
area Hongdae aja. Di sini banyak banget toko-toko pakaian, kosmetik, aksesoris
dan tntunya makanan+minuman juga banyak
banget. Sight shopping deh.
Sorenya kami sempet istirahat sebentar soalnya capek banget
di Korea kemana-mana harus jalan sedangkan di Indonesia terbiasa manja
kemana-mana naik motor atau gojek :” wkwkwkw dasar lemah
MAKAN
CHIMAEG/ 치맥 (Korean Chicken Beer)
French Fries, Original Fried Chicken, Korean-style Yangnyeom fried chicken, and beer. Kalau kalian sering nonton film/drama Korea pastisering liat scene orang Korea makan ini.
Sorenya, kami ke daerah Hapjeong-dong karena ada janji
ketemuan sama temen Korea di situ. Kami berencana makan Chimaeg (Chicken
maegju/Chicken Beer) ala Korea bareng soalnya. Kami pesan 2 set ayam dan 2
botol beer, Porsi ayamnya banyakk bgt. Bahkan dua porsi ayam gak habis dimakan
bertiga :” Total pengeluarannya 30000 won pokoknya.
Setelah kekenyangan makan Chimaeg, ngobrol sampe malem, tiba
saatnya kami pulang jalan dari Hapjeong-dong ke Mangwon-dong tmpat tinggal
kami. Agak jauh sih tapi kami sengaja pengen liat suasana malam kota Seoul,
jadi kami menikmati jalan. Di perjalanan kami juga sempet mampir beli Banana
Uyu yang sangat ngetop banget di kalangan fans K-drama. Harga Banana Uyu kalau
gak salah sekitar 2000 KRW.
Karena
kami orang pedesaan, jadi kami suka keliilng kota-kota liat kota-kota.
Wkwkwkwk. Maka misi kami di hari kedua ini adalah pengen lihat kota-kota dan
terutama pengen lihat pasar-pasar di Seoul kayak apa sih. Oh iya tak lupa,
sebelum mengawali hari ,kami sarapan dulu… tak lain tak bukan yaitu lagi-lagi
di Convenience Mart. Menu sarapan hari ini adalah Bibimyeon, mi instan sini.
Harganya sekitar 1050Won. Dengan free sumpit, Bibimyeon ini langsung kami
santap di tempat. Oh ya, sejak makan bibimyeon ini kami jadi tahu kalau desain
bungkus mi isntan cup Korea itu ada keunikannya, yaitu selalu ada tiga bolongan
di tutup cupnya untuk buang kuah.
Stelah
makan kami langsung menuju ke:
GWANGJANG
MARKET/GWANGJANG SIJANG
Di Gwangjang Market/ Gwangjang Sijang surga jajanan
Gwangjang Market ini adalah pasar tradisional yang super
gede. Pasar ini surga banget buat kamu yang hobi banget icip-icip anek makanan
street food karena penjaja makanan street food khas Korea ada banyaaaaaaak
banget. Selain makanan ada juga bagian pasar khusus penjual tekstil, ada bagian
penjual souvenir, ada penjual alat-alat rumah tangga, ada bagian penjual
pakaian, tapi kebanyakan sih pakaian bapak-bapak ibu-ibu gitu ya bukan yang
buat fashion anak muda.
Kami sempet jajan Mandu (semacam dimsum) di sini 8000 won dapet 6 potong mandu udang, enakkk. Juga souvenir di sini juga termasuk murah daripada pasar-pasar lainnya. Gak banyak sih kios souvenirnya, kalau gak salah aku cuma nemu sekitar 6 kios (?) Tapi udah cukup karena tiap kios juga jualan souvenirnya macem-macem banget. Gantungan kunci satu set isi 10 harga di sini 6000-7000 won, sementara di tempat lain 9000-10000 won.
NAMDAEMUN
MARKET
Namdaemun………Namdemun juga pasar yang gede banget. Tapi tipe pasar yang berbeda dari Gwangjang. di sini banyak bangeeeeeeet toko baju, tas, kaos kaki, topi, aksesoris. Lumayan murah juga sih dan macem-macemnya banget itu loh yang bikin gatel gak beli wkwk. Tapi untungnya aku cukup bisa mengendalikan hawa nafsuku di sini dan puas dengan jalan-jalan.
MYEONGDONG
MARKET
Kalau
namdaemun kebanyakan baju,tas,kaos kaki, topi aksesoris, disini kebanyakannya
kosmetik. Puluhan (atau mungkin ratusan) outlet aneka brand kosmetik akan
menyambutmu sepanjang jalan… Selain kosmetik ada juga beberapa restoran, toko
pakaian, bahkan toko album musik.
MYEONGDONG
UNDERGROUND MARKET
Selain
pasar yang tampak di atas, Myeongdong juga ada pasar di bawah tanah yaitu di
sepanjang lorong-lorong stasiun subwaay/metro. Di sini ada banyaaaaaaaak bgt
penjual juga, di hari kunjunganku ini aku lihat banyak penjual baju, tas, dan…
K-pop merchandsie banyak bgt sumpeh tumpah-tumpah udah. Mau grup boygroup
girlgroup atau mau aktor aktris K-drama juga ada. Surga banget buat Kpoper.
Beberapa toko juga menjual album-album K-pop, DVD Drama Korea, dan album OST
Drama Korea juga. Aku sendiri sempat beli album BTS di sini, harganya lebih
murah daripada di toko album musik di pasar Myeongdong di atas.
Setelah
jelajah 4 pasar dan cukup capek, kami beli oreo bubble tea (harga 3900 won
masing-masing), terus pulang ke guesthouse kami untuk bobok siang sebentar kwkwk.
Sorenya
kami bersemangat pergi lagi… tujuan selanjutnya adalah…..
DONGDAEMUN
DESIGN PLAZA (DDP)
Salah satu sisi dari bangunan Dongdaemun Design Plaza yang unik
DDP
ini salah satu bangunan landmark di Seoul yang arsitekturalnya unik. Gedung ini
sering dipakai untuk mengadakan berbagai pameran, fashion show, forum,
konferensi, dan acara domestik dan internasional lainnya. TAPI karena kami
waktu itu berkunjung di hari Senin—yang mana DDP tutup tiap hari Senin—jadi
kami Cuma bisa liat DDP bagian luar. Jalan-jalan sore mengitari bagian luar DDP
yang GEDE BANGET. Puas deh pokoknya keliling liat bangunannya, ada tamannya,
bisa liat suasana sorenya di mana banyak orang nongkrong jalan-jalan juga,
sambil bisa mengmati kesibukan tengah kota Seoul.
DONGDAEMUN
MARKET
Dongdaemun
Market karena kami datang waktu senja, banyak toko/kios yang mulai tutup ya.
Tapi banyak juga yang malah mulai buka kayak street food, restoran-restoran, 술집 (semacam bar untuk minum-minum alkohol), dll. Yang aku
amati sih di daerah Dongdaemun ini banyak toko baju, toko barang antik, toko
kelontong, restoran, bar gerobak-gerobak street food ini. Karena kami enjoy
jalan-jalan liat-liat suasana sih betah jalan dari senja sampai agak malem
karena lupa waktu (yang bikin gak kerasa kalau udah malem banget tuh karena
waktu itu pas summer, langit baru akan gelap sekitar setelah jam 20.00 malem,
jadi udah jam 21.30 pun rasanya kayak masihjam 19.00 di Indonesia).
Di
kawasan Dongdaemun Market juga kami sempat ngicipin makan tteokbokki &
odeng. Kami pesen kedua jenis makanan itu habis 6000 won udah dapet air minum
as always juga. Kenyang abisssssssssss sampe gak abisss makan ni dua makanan
meskipun satu porsi tteokbokki satu porsi odeng buat berdua.
PENGELUARAN HARI KE-2
BREAKFAST
– Bibimyeon Cup
2
IDR
1,100
KRW
2,200
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Visit Gwangjang Sijang
KRW –
Shrimp Mandu at Gwangjang
Sijang (6 pcs)
KRW 8,000
Visit Namdaemun Market
KRW –
Visit Myeongdong
KRW –
Oreo Milktea at Myeongdong Market
2
IDR 3,900
KRW 7,800
Visit DDP
KRW –
Visit Dongdaemun Market
KRW –
DINNER
– Tteokbokki & Odeng at Dongdaemun
KRW 6,000
Total
KRW 44,000
HARI KE-3
HIGHLIGHT: SEOUL BOTANIC PARK, YEOUIDO HANGANG PARK, K-STAR APGUJEONG, BANPO HANGANG PARK
Sebelum mengawali hari ketiga ini, kami mengawali dengan sarapan. Tema sarapan hari ketiga ini adalah makan Dosirak 도시락 alias lunchbox ala Korea yang dapat dengan mudah kamu temui di Convenience Stores. Tampilan dan lauknya mirip banget nasi-nasi Hok*ben dan harganya relatif murah tapi lauknya fancy bener-bener ala-ala bento dan gitu kenyanggg parah. Harganya kisaran 3500-4500 won, tergantung lauknya. Cara masaknya…tinggal panasin aja di microwave 🙂
Dosirak convenience store. Lauknya beberapa macam daging, salad, dan kimchi.
SEOUL
BOTANIC PARK
Seoul Botanic Park tetap sejuk meski berkunjung di waktu summer
Jam beroperasi
Park (Hutan terbuka, Zona danau): Selau terbuka 24 jam Botanical Garden (Theme Zone): 09:00 – 18:00
Hari Tutup
Park (Hutan terbuka, Zona danau): Selalu terbuka Botanical Garden (Theme Zone): Tutup hari Senin
Harga Tiket
Dewasa 19 tahun ke atas : 5000 KRW, Anak-anak 18 tahun ke bawah: 2500 KRW
Seoul
Botanic Park ini adalah taman botani di
dalamnya ada hutan, taman, danau, dan rawa dipadukan menjadi satu, zona tema
Seoul Botanic Park menampung tanaman yang mewakili 12 kota besar di seluruh
dunia. Tiketnya untuk dewasa 5000 won.
Meskipun
ini situs wisata yang termasuk baru di Seoul, aku suka banget waktu dateng ke
sini karena aku suka tempat-tempat bernuansa nature. Selain zona taman
indoornya yang super besar, di bagian luarnya juga ada danau dan area taman
outdoornya. So Beautiful!
YEOUIDO
HANGANG PARK
Di Yeouido Hangang Park ada tulisan I SEOUL U yang passtinya SEOUL BANGET hehe
Di sini kamu bisa piknik-piknik sambil liat sungai Han, barangkali sambil pesen Chicken Beer atau makan ramen. Di sini juga kamu bisa nemu tulisan I SEOUL U yang bisa buat foto-foto. Meskipun waktu aku dateng ke sini siang-siang, ada beberapa orang yang udah pasang tenda atau tikar buat piknik di pinggir Sungai Han yang nyenengin dilihat ini. Karena ini taman terbuka, jadinya masuknya free ya. Kecuali kamu mau sewa tenda atau tikar atau pesan makanan, baru bayar XD
K-STAR
ROAD APGUJEONG
K-Star Road Apgujeong, Gangnam-gu, di mana banyak artworks yang didedikasikan untuk grup-grup K-pop ternama dipasang
Di sini kamu bisa lihat di sepanjang jalan dekat stasiun Apgujeong Rodeo ini ada artworks-artworks yang didekasikan untuk grup-grup K-pop yang ternama. Setiap grup dibikinin patung sendiri. Juga kamu bisa lihat banyak toko-toko elit di area sini.
BANPO
HANGANG PARK
HARUSNYA di Banpo Hangang Park bisa nonton ini, Banpo Bridge Rainbow Fountain, yang biasanya dimulai waktu langit udah gelap… Tapi karena waktu itu Summer, langitlebih lama gelapnya, jadi kalau nunggu langit gelap keburu kemaleman, gagal deh nonton pertunjukkan ini. (sumber foto: http://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=1011983 )
Sama-sama hangang park di mana kamu bisa menikmati keindahan sungai Han, tapi di sini ada lebih banyak atraksi. Di Banpo Hangang Park ini ada beberapa bangunan yang di dalamnya ada restoran-restorannya, ada juga tempat-tempat yang memang dihias untuk foto-foto, dan yang paling menarik di sini ada semacam air terjunnya, yang kalau malam ada atraksi lightingnya. Cuma sayanganya waktu itu aku dateng waktu summer, jadi gelapnya tu lumayan telat dan lumayan malam, sekitar jam 8 malam, sedangkan penginapannku jauh banget dari Banpo ini. Jadi karena ketakutan keabisan transportasi umum, kami pulang sebelum hari gelap dan sayangnya harus merelakan gak nonton atraksi air terjun di Banpo Hangang Park ini.
Malemnya
kami dinner makan samgyeobsal deket rumah 3500 won satu box take away udah sama
nasi plus jajan mandu cumi 3500. Enak bgt!!!
Basically hampir mirip sama hari kedua, yaitu wisata pasar-pasar: Gwangjang sijang, Namdaemun Market, Myeongdong Market. Kalau waktu hari kedua fokus jalan-jalan sightseeing, kali ini sambil lihat-lihat ada benda apa aja yang bisa dijadiin oleh-oleh. Bosen? Gak bosen meskipun ke tempat-tempat itu lagi, karena tempat-tempat tersebut saking besarnya dan saking banyak penjualnya, jadi satu hari gak akan puasss buat berpetualang di pasar-pasar tersebut. MENYENANGKAN!
Pulangnya mampir Hongdae, dan makan Cheese Dalggalbi. Cheese Dalggalbi ini semacam ayam+sedikit kentang+kol dimasak pedessss pake hotplate gitu pake keju/mozarella yang lama-kelamaan meleleh karena panas. Nantinya ketika kejunya meleleh, kita bisa lilitkan keju ke ayamnya. Rasanya pedes keju gitu. Enak bgt porsinya guedeeeeeeeeeeeeeeee mantap 22000 buat berdua mantap bgt porsinya. Kenyang gilaaaa
Dalggalbi yang super gede porsinya
Malemnya kami gak dinner karena kenyang bego efek dalggalbi. Kami memutuskan packing sama makan float di Baskin Robbin deket guesthouse karena Baskin Robbin di sini lebih murah daripada di Indonesia. Hehehehe
PENGELUARAN HARI KE-4
BREAKFAST
– Cup Noodle
2
IDR
1,500
KRW
3,000
Shrimp frozen food at CV
KRW 2,000
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Visit Gwangjang Sijang
KRW –
Souvenirs at Gwangjang Sijang
KRW –
Visit Namdaemun Market
KRW –
Souvenirs at Namdaemun Sijang
KRW –
Visit Myeongdong Market
KRW –
Souvenirs at Myeongdong Market
KRW –
Visit Hongdae
KRW –
LUNCH – Dalggalbi
2
IDR 11,000
KRW 22,000
Souvenirs at Hongdae
KRW –
Baskin Robbins Dessert
2
IDR 3,000
KRW 6,000
Total
KRW 53,000
HARI KE-5
Pagi
sarapan bentar makan ramyeon pakai sosis di Convenience Mart, trus ke stasiun subway mau naik AREX menuju
Bandara Incheon untuk flight pulang ke Indonesia. Dari masuk Bandara Incheon
lewat jalan turun dari kereta AREX sampai masuk ruang tunggu pesawat nyaris gak
bisa nemu tempat buat makan ya, jadi untung udah isi perut dulu sebelum
berangkat ke bandara.
PENGELUARAN HARI KE-5
BREAKFAST
– cup noodle
2
IDR
1,500
KRW
3,000
Sausage at CV
KRW 2,000
top up t-money
2
IDR 5,000
KRW 10,000
Total
KRW 15,000
Akhirnya jam 13.00 KST pesawatku untuk kembali ke Indonesia mulai berangkat. BYE BYE KOREA!! ANNYEONG!!! 내일 또 봐요!!! HIKS HIKS HIKSSSS
Untuk bisa ke Indonesia, aku harus transit dulu di Hongkong selama sekitar 4-5 jam. Kapan-kapan aku cerita lagi yaaa soal transit di Hongkong 😉
OH IYA, terakhir.. ini full budgeting dan tips&trick dari aku 🙂
FULL BUDGETING
Note:
Pengeluaran untuk trip selama 6 hari 5 malam dengan waktu jalan-jalan efektif 4 hari.
Kurs waktu itu 1 KRW = 13 IDR, 1 USD= 1.140 KRW
Pengeluaran hanya meliputi PENGINAPAN, TRANSPORTASI SELAMA DI KOREA, TIKET TEMPAT REKREASI, INTERNET, DAN MAKAN-MINUM. Tidak termasuk tiket pesawat, belanja oleh-oleh dan lain-lain.
In Korean Won
In Indonesian Rupiah
Booking Guesthouse (6D 5N, room for 2)
KRW 179,000.00
IDR 2,327,000.00
International Portable Wi-fi
6
IDR 45,000
IDR 270,000
IDR 270,000
Total
IDR 2,597,000
day 0
card t-money
2
IDR 4,000
KRW 8,000
top up t-money
2
IDR 15,000
KRW 30,000
Total
KRW 38,000
day 1
BREAKFAST – Sandwich at CV
2
IDR 2,000
KRW 4,000
kira-kira
BEKAL – Samgak gimbab
2
IDR 900
KRW 1,800
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Gyeongbokgung palace entrance ticket
2
IDR 3,000
KRW 6,000
Visit LINE & BT21 Store
KRW –
LUNCH – Samgyeobsal
2
IDR 10,000
KRW 20,000
DINNER – Chimaeg (porsi bertiga)
KRW 30,000
Banana Uyu
2
IDR 2,000
KRW 4,000
Total
KRW 85,800
day 2
BREAKFAST – Bibimyeon Cup
2
IDR 1,100
KRW 2,200
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Visit Gwangjang Sijang
KRW –
Shrimp Mandu at Gwangjang Sijang (6 pcs)
KRW 8,000
Visit Namdaemun Market
KRW –
Visit Myeongdong
KRW –
Oreo Milktea at Myeongdong Market
2
IDR 3,900
KRW 7,800
Visit DDP
KRW –
Visit Dongdaemun Market
KRW –
DINNER – Tteokbokki &
Odeng at Dongdaemun
KRW 6,000
Total
KRW 44,000
day 3
BREAKFAST – Dosirak at CV
2
IDR 4,000
KRW 8,000
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Seoul Botanic Park entrance ticket
2
IDR 5,000
KRW 10,000
Visit Yeouido Hangang Park
KRW –
LUNCH – Samyang Cup
2
IDR 1,500
KRW 3,000
Visit K-star Road Apgujeong
KRW –
Visit Banpo Hangang Park
KRW –
DINNER – Samgyeobsal take away
2
IDR 3,500
KRW 7,000
Squid Mandu (5)
KRW 3,500
Total
KRW 51,500
day 4
BREAKFAST – Cup Noodle
2
IDR 1,500
KRW 3,000
Shrimp frozen food at CV
KRW 2,000
Top up T-money
2
IDR 10,000
KRW 20,000
Visit Gwangjang Sijang
KRW –
Souvenirs at Gwangjang Sijang
KRW –
Visit Namdaemun Market
KRW –
Souvenirs at Namdaemun Sijang
KRW –
Visit Myeongdong Market
KRW –
Souvenirs at Myeongdong Market
KRW –
Visit Hongdae
KRW –
LUNCH – Dalggalbi
2
IDR 11,000
KRW 22,000
Souvenirs at Hongdae
KRW –
Baskin Robbins Dessert
2
IDR 3,000
KRW 6,000
Total
KRW 53,000
day 5
BREAKFAST – cup noodle
2
IDR 1,500
KRW 3,000
Sausage at CV
KRW 2,000
top up t-money
2
IDR 5,000
KRW 10,000
Total
KRW 15,000
Total pengeluaran sebelum berangkat
IDR
2,597,000.00
Total pengeluaran 6 hari di Korea
KRW 287,300
IDR 3,734,900.00
SUBTOTAL SEMUANYA
IDR 6,331,900.00
Tips dan trick
FOOD & DRINK – Porsi orang Korea menurutku lebih besar daripada orang Indonesia, jadi seringkali satu porsinya sana udah bikin kekenyangan kalau buat aku jadi bisa buat berdua atau kenyangnya lebih awet.
FOOD & DRINK – Hampir setiap restoran/rumah makan di Korea menyediakan minum air putih gratis, jadi kita tidak perlu pesan minum lagi.
FINANCE—bawa uang saku jangan semua uang rupiahmu kamu tuker jadi won di money changer, bagilah menjadi sebagian uang won sebagian uang USD. Terus sampai sana tukar uang USD ke KRW, karena kurs USD ke KRW lebih bagus daripada IDR ke KRW.
FINANCE—kalau mau tukar uang, daripada di Money Changer yang banyak di kawasan wisata populer, mending tukar di Bank aja. Karena di bank kursnya standar, sedangkan banyak money changer di kawasan objek wisata populer kursnya gak bagus. Di Seoul, bank ada di mana-mana gampang carinya,dan hampir semuanya bisa tukar mata uang asing.
TRANSPORT—kalau naik bus pakai T-money lanjut naik subway, nanti biaya T-money yang kepotong cuma biaya subway aja, biaya busnya enggak, jadinya lebih ngirit. Jadi kalau memungkinkan, pilihlah transportasi yang polanya bus lanjut subway. Tapi ketentuan bayar satu kali hanya berlaku untuk bus lanjut subway ya, gak berlaku sebaliknya (subway lanjut bus).
FINANCE – Ketika kamu sudah mau meninggalkan Korea dan saldo T-money mu masih, kamu bisa mencairkan saldo T-money mu menjadi cash di kasir-kasir convenience store lho. Dengan catatan saldo T-money mu tidak lebih dari 20,000 dan juga uang yang dicairkan akan dipotong 500 won untuk pajak T-money nya.
Mungkin teman-teman lain ada yang udah pernah ke Korea juga dan punya tips&trick atau pengalaman lain? Boleh yaaa sharing di kolom komen 🙂
Aku sadar banget kalau sebelum travelling, pasti kita punya pertanyaan-pertanyaan seputar travelling dan destinasi yang kita tuju, jadi kita harus banyak-banyak cari informasi sebagai persiapan supaya travelling kita bisa berjalan dengan lancar. Jadi, karena aku sadar akan kebutuhan itu, aku juga akan berusaha sharing tentang trip-trip yang pernah aku lakuin.
Dari masing-masing trip yang pernah aku jalananin, aku bakal sharing tentang:
Itinerary; dan atau
Budgeting; dan atau
Tips & Trick
Oh iya, buat tambahan informasi aja sih sebelum menyelami blog ini lebih lanjut, aku traveller yang cenderung berprinsip ngirit, suka kulineran dan mementingkan pengalaman dari oleh-oleh sih. Mungkin sobat traveller ada yang berbeda prinsip dari aku, gakpapa juga, cuma prinsip ini pasti akan mempengaruhi itinerary dan trip yang aku ulas sih. Jadi mohon maklum yaaaaa.
Terakhir, aku harap apa yang aku bagikan lewat blog ini bisa bermanfaat buat teman-teman sesama sobat travellers.